Saturday, March 20, 2010

Tauhid Yesus-Allah itu Esa Bukan Trinity

Trinity bermakna Tiga di dalam Satu, dan anehnya, konsep ini bukan semua penganut kristian dapat memahaminya. Malah kebanyakan mereka masih samar-samar dengan konsep triniti ini. Ada juga yang mengatakan triniti itu adalah seperti Three Person in One Body (3 dalam 1) dan ada juga yang menyatakan Three Persons To form One God ( 3 menjadi 1). Umumnya kristian menerimapakai konsep triniti ini. Kita diajar mempercayai bahawa Jesus dan Roh suci adalah setaraf dengan Allah. Tetapi apakah mungkin?

Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Mengapakah kuasa itu perlu diberi jika Yesus setaraf Tuhan?

Yohanes 14:28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Yesus mengatakan bahwa Bapa lebih besar darinya, maka apakah masih setaraf?


Yesus tak pernah minta orang untuk menyembah dirinya. Yesus tak pernah mengaku sebagai ALLAH. Para paderi, paderi besar & paus sekalipun mengakui jika tak ada 1 ayat pun kat alkitab christian dari yesus yg berkata: Sembahlah aku sahaja, akulah Tuhan Allah-mu.

Mari kita tengok sekejap...

Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAHmu, dan HANYA KEPADA DIA SAHAJALAH ENGKAU BERBAKTI!"

“ENGKAU HARUS MENYEMBAH ALLAH, DAN HANYA KEPADA DIA SAHAJA ENGKAU BERBAKTI.”

Jika benar Yesus Tuhan, maka ayat yang sepatutnya adalah: “ENGKAU HARUS MENYEMBAHKU, KERANA AKULAH ALLAH & HANYA KEPADAKU SAHAJA ENGKAU BERBAKTI”.
Tetapi tidak ada pula ayat ini.

Apa umat Kristian mahu mengingkari ayat dalam kitab mereka sendiri?

Ayat lain.
Lukas 4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, ALLAHmu, dan HANYA KEPADA DIA SAHAJALAH ENGKAU BERBAKTI!"


Bukti lain...
Ayat yang paling utama dari semua ayat dalam Alkitab

Markus 12:28. Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "HUKUM MANAKAH YANG PALING UTAMA?"
12:29 Jawab Yesus:“Hukum TERUTAMA ialah: Dengar, hai orang israel, tuhan Allah KITA,Tuhan itu ESA.

Jelas Yesus berkata: Tuhan ALLAH itu ESA.


Ucapan Yesus ini sama dengan ucapan Nabi Musa:

Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israil: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!

Apa ini bermakna Nabi Musa AS layak di panggil tuhan juga? Tidak!

Bukti lain...
Matius 37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Yesaya 45:6 Supaya orang tau dari terbit matahari sampai terbenamnya, jika tidak ada yg lain di luar Aku. Akulah TUHAN & tidak ada yang lain.

Yesaya 43:10 "…jika Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, & sesudah Aku tidak akan ada lagi.”,

Maka, setelah ALLAH, tidak ada Tuhan lain dibentuk atau lahir atau datang


Markus 10:17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
18 Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

Dari ayat diatas, Yesus menolak untuk dipanggil Allah.

10 comments:

  1. Salam ziarah.

    Tuan mohon linkkan dengan blog kawan; http://bumiyang.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. Bongkar kesesatan kristen disini:
    http://cristology.wordpress.com

    ReplyDelete
  3. jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, perluas pengetahuan kita akan Kitab yang penuh dengan berkah ini. Jalan-jalan yah Blog ana http://al-ihtisyam.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. Yesus itu Allah yang menjadi manusia. Jadi, dalam diri-Nya ada kemanusiaan dan juga keallahan. Saat Dia menyebut Allah di luar diri-Nya, Dia memposisikan diri-Nya sebagai manusia, agar umat tidak salah mengerti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang saya dukan sahaja salah mengerti malahan jadi tidak mengerti dan yakin kamu pasti sudah tak berakal atau sengaja buat lawak atau kerasukkan setan. Adakah setan bisa begitu berani mencobain Yesus & menawarkan kerajaan dunia kepadanya sedangkan kalau dia itu Allah. Kemudian adakah Allah jadi lemah maka perlu dibantu oleh Malaikat

      Delete
    2. nanya donk, knp Allah jd manusia? ga jd raksasa gede aja atau super hero?

      Delete
  5. Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja." (Mark 13:32)

    Ayat alkitab tidak menyata tentang Yesus tidak memberitahu soal hari kiamat, tapi jelas menyatakan dia tidak tahu . Maka persoalan timbul , apakah tiga tuhan sama darjatya? atau Sang bapa sahaja yang teragung memandang kan pengetahuan sang bapa melangkaui Yesus?

    Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah (Sang bapa?) saja. (Mark 10:18)

    Jelas Yesus bukan Allah dan tidak setanding Allah

    ReplyDelete
  6. KESAKSIAN YESUS TENTANG DIRINYA.
    Yohanes 5:19-47 (TB) Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
    Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
    Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
    Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
    supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
    Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
    Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
    Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
    dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
    Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
    Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
    ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
    Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
    tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
    Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
    Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
    Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,
    dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
    namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
    Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
    Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
    Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
    Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
    Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
    Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

    ReplyDelete
  7. Perspektif Tuhan Kristen sangatlah rumit, kenapa ?, karena, agama mereka memiliki konsep ketuhanan yang sulit dipahami dan juga memiliki status tingkatan dan kedudukan atau memiliki struktur keluarga. Salah satunya adalah 2 Doktrin Kristen yaitu Trinitas & Tritunggal. Trinitas menjelaskan bahwa Tuhan itu ada 3 yaitu Bapa, Putera & Roh Kudus, sedangkan Tritunggal menjelaskan bahwa Tuhan itu Esa atau Satu tetapi memiliki 3 kepribadian. Identitas nama Tuhan mereka sama yaitu Allah sebagai Bapa, Yesus Kristus sebagai Putera dan Merpati putih sebagai Roh Kudus, yang melambangkan perwujudan dari roh suci Tuhan. Setiap 2 doktrin ini dipakai di setiap aliran Kristen tetapi terkadang hanya sebagai pajangan dan mementingkan Tuhan lain yang wanita, yaitu Bunda Maria meskipun di dalam Gereja mereka memiliki patung Yesus Kristus yang tersalibkan & Bapa tidak pernah dijelaskan.

    Ada 350 atau lebih banyak lagi Aliran Kristen di dunia yaitu :
    - Kristen Katolik
    - Kristen Koptik
    - Kristen Apostolik
    - Kristen Lutheran
    - Kristen Anglikan
    - Kristen Presbiterian
    - Kristen Protestan
    - Kristen Rastafarian
    - Kristen Trinitarian
    - Kristen Anabaptis
    - Kristen Advent
    - Kristen Armenia
    - Kristen Baptis
    - Kristen Calvin
    - Kristen Ortodoks
    - Kristen Evangelica
    - Kristen Pentakostal
    dan 350 Aliran lainya.

    Aliran dan sekte Kristen sangatlah banyak, dan setiap aliran terkadang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam konteks Tuhan. Berbeda dengan Islam yang hanya memiliki 2 Aliran, yaitu Syiah & Sunni tetapi sama menyembah satu Tuhan yang Esa yaitu Allah.

    Ada aliran Kristen yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan tetapi juga Manusia. Kenapa ?, karena Yesus Kristus adalah perwujudan atau penjelmaan Tuhan Allah sendiri. Jadi kalo secara akal dan logika berarti Allah meninggalkan Surga dan berwujud sebagai merpati putih atau Roh Kudus dan masuk ke rahim Maria. Maria pun hamil dan melahirkan Allah dalam berwujud manusia dan dinamai, Yesus Kristus, Sang Mesias. dan sekaligus beliau adalah Tuhan. jadi Yesus Kristus itu 100% adalah Manusia dan Tuhan. Melainkan dia adalah Allah sendiri. Dan saat di Salib, Yesus Kristus pun mati terus ke Surga sebagai Allah.

    Tetapi juga ada aliran Kristen yang menjelaskan bahwa Yesus Kristus sepenuhnya adalah bukan Allah, tetapi belahan jiwa Allah. yaitu, ketika Allah meniupkan salah satu Roh Kudus kepada Bunda Maria dan Roh itu adalah bagian roh Allah sendiri. Lalu Maria hamil & melahirkan Yesus Kristus, tetapi sama saja anggapannya yaitu bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan sebagai Putera tetapi bukan Allah, karena Allah adalah Tuhan Bapa. Kalau belahan jiwa, diyakini sebagai bagian dari roh Allah, otomatis bukan roh biasa yang ditiupkan tetapi roh Allah sendiri, roh yang suci dan Yesus merupakan bagian dari roh tersebut dan otomatis dia tidak pernah berbuat dosa, kecil maupun besar.

    ada lagi Aliran Kristen yang mengatakan bahwa Tuhan itu bukan Bapa & Putera saja, tetapi Bunda Maria, juga sebagai Tuhan. Karena beliau merupakan wanita pilihan Tuhan untuk melahirkan Tuhan juga yaitu Yesus Kristus, Sang Anak Allah. Maria juga dikatakan Istri Allah, dan bisa dikatakan bahwa Bunda Maria adalah Tuhan Bunda. Tetapi ada aliran Kristen lainya yang beranggapan bahwa Maria bukanlah Tuhan. Melainkan hanyalah manusia yang biasa hanya saja dia dipilih oleh Tuhan.

    Yah, memang rumit dan sulit dipahami dalam hal logika keagamaan dan ketuhanan tetapi kita sebagai manusia juga tidak tahu Tuhan itu seperti apa, dan apakah ada eksistensiNya. Yah kita juga tidak tahu wujud Tuhan seperti apa, khususya Islam yang menyembah satu Tuhan Yang Maha Esa.

    ReplyDelete